π Dampak Dari Konvergensi Dan Perkembangan Teknologi Media Audio Video
Selainsebagai wahana strategis merubah masa depan, pendidikan juga mempunyai hubungan dialektikal dengan transformasi sosial dan arah pembangunan bangsa. Mulyasa (2003) menegaskan bahwa pendidikan merupakan icon yang sangat signifikan dalam memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsa, dan wahana yang tepat untuk menyampaikan pesan
2 3. Jurnalis dan Keterampilannya di Era Konvergensi Media Definisi jurnalis atau wartawan menurut B. M. Diah adalah abdi, hamba, pesuruh yang suka rela dari (dan untuk melayani) masyarakatnya. Ia pembawa berita, penyuluh, pemberi penerangan, pengajak berfikir, pembawa cita-cita (Dewan Pers, 1977: 47). Undang-Undang No.
PerkembanganTeknologi Komunikasi Rabu, 28 Mei 2008. Tugas Pengganti UAS "Dampak Positif dan Negatif Dari Mediaβ Elektronik Televisi" Sistem DVB dengan MPEG-2 sebagai inti skema koding video, audio dan data dapat digunakan untuk mengemas semua macam format yang digunakan untuk keperluan multimedia baik berupa teks, citra, grafik, dan
masingmasing bidang teknologi yang terkait dengan konvergensi telematika, yaitu teknologi telekomunikasi, media dan informatika yang semula dikaji secara terpisah dalam perkembangannya kini juga semakin menyatu. Begitu juga dengan aspek hukumnya, di mana pada awalnya hukum telekomunikasi, media dan informatika diatur dan ditegakan secara
4Perkembangan media pembelajaran tradisional dan media Mampu menganalisis Trend audio, dan videomedia masa depan (Smald 305) saat ini. Tradisional: bahan cetak dan pajang, media visual, Pengaruh-pengaruh signifikan perkembangan teknologi komputer terhadap format media (integrasi konvergensi format) 5 Peranan komputer dalam pembelajaran Memiliki
KelebihanTeknologi Multimedia. Salah satu aspek media yang diunggulkan mampu meningkatkan hasil belajar adalah bersifat multimedia, yaitu gabungan dari berbagai unsur media. Kelebihan multimedia
kemudiandilanjutkan tahun 2011 dengan mengakuisisi Indosiar. Konvergensi di bidang teknologi diawali dengan mendirikan anak usaha PT. Kreatif Media Karya (KMK Online) pada tahun 2012. KMK Online merupakan usaha Emtek Grup yang ikut serta dalam pengembangan industri digital dan usaha terkait lainnya di Indonesia. Portal-portal
JAKARTA MNC Group dan Dewan Pers akan berkolaborasi mengembangkan industri media dengan melindungi pemain lokal di era digital. Sinergi ini juga bagian dalam menghadapi perkembangan teknologi. Hal ini dibahas Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (HT) saat menerima silaturahmi Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh dan
Persoalankejahatan yang mungkin timbul akibat konvergensi dan digitaliasi dapat dibagi menjadi empat bagian besar: pencurian perangkat keras/ data dan informasi, penipuan (fraud),
. Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Seiring berkembangnya zaman, manusia semakin mempunyai gaya hidup yang tinggi dimana efisiensi dan efektivitas sebagai hal yang diutamakan. Serupa halnya menggunakan media menjadi alat penyedia kabar, tidak bisa dipungkiri bahwa kemajuan dan perkembangan media dalam menyajikan fakta adalah pertanda paling mencolok berdasarkan kemajuan teknologi. Salah satu sampel menunjukkan perkembangan sistem informasi pada masa kini ialah tampilan informasi berdasarkan media yang tersebar yang semakin variatif, dimana penyajian informasi melalui teks, visual dan audio mampu diakses pada satu perangkat. Banyak perusahaan media yang saat ini tidak hanya mempunyai satu tempat untuk mengakses saja dalam menampilkan kabar, contohnya perusahaan media cetak yang pada masa kini hampir seluruhnya sudah dilengkapi bersamaan dengan fitur online yang bisa diakses via website yang disitu juga menyuguhkan dan memberi tidak sedikit berita seperti halnya yang ditampilkan dalam edisi cetak. Hal ini memperlihatkan transisi perkembangan media informasi yang begitu pesat dan juga mengedepankan kemudahan, efisiensi dan efektivitas akses berita tersebut oleh orang banyak. Maka dari itu terjadilah perihal dan kerangka berpikir dalam masyarakat yang menyebut fenomena ini menjadi "Konvergensi Media".Menurut Wikipedia, Konvergensi media adalah penggabungan atau pengintegrasian media-media yang ada untuk digunakan dan diarahkan kedalam satu titik tujuan. Konvergensi media biasanya merujuk pada perkembangan teknologi komunikasi digital yang dimungkinkan dengan adanya konvergensi jaringan. Konvergensi jaringan adalah koeksistensi efisien telepon, video dan komunikasi data dalam satu jaringan. Penggunaan beberapa mode komunikasi dalam jaringan tunggal menawarkan kenyamanan dan fleksibilitas bukan tidak mungkin dengan prasarana yang terpisah. Sebenarnya, konvergensi media tidak hanya pergeseran teknologi atau proses teknologi, namun juga termasuk pergeseran dalam paradigma industri, budaya, dan sosial yang mendorong konsumen untuk mencari informasi baru. Konvergensi media terjadi dengan melihat bagaimana individu berinteraksi dengan orang lain pada tingkat sosial dan menggunakan berbagai platform media untuk menciptakan pengalaman baru, bentuk-bentuk baru media dan konten yang menghubungkan kita secara sosial, dan tidak hanya kepada konsumen lain, tetapi untuk para produsen perusahaan media. Gerakan konvergensi media tumbuh secara khusus dari munculnya Internet dan digitalisasi informasi. Konvergensi media ini menyatukan 3C yaitu computing memasukkan data melalui komputer, communication komunikasi, dan content materi isi/ konten.Dalam kehidupan bermasyarakat sehari - hari terkhususnya dalam era globalisasi seperti sekarang, Secara umum konvergensi media ini telah banyak memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan informasi dan kemudahan bagi penyedia informasi untuk mempublikasikan informasinya kepada khalayak. Namun tanpa kita sadari, fakta ini juga membawa perubahan bagi pola dan tatanan kehidupan masyarakat. Sisi praktis yang ditawarkan melalui konvergensi media ini tentu saja menjadi prioritas yang dicari oleh banyak orang. Sehingga hal ini mempengaruhi pola perilaku dalam keseharian masyarakat secara luas demi pemenuhan kebutuhan terhadap informasi. Contohnya, dulu masyarakat umumnya mendapatkan surat kabar melalui berlangganan pada toko fotokopi atau hingga membeli langsung ke kios - kios yang biasanya juga menyediakan koran setiap harinya. Lewat proses ini terjadi interaksi antara pembeli dan penjual Koran tersebut yang apabila hal ini terjadi secara rutin dan terus menerus akan menciptakan hubungan kedekatan antara si pembeli dan penjual. Lain halnya apabila semua informasi telah tersedia secara digital, orang tak perlu lagi pergi ke toko atau mencari penjual Koran di jalan, dengan beberapa sentuhan dalam sebuah genggaman seseorang telah mendapat banyak berita dan informasi yang aktual bahkan yang baru beberapa menit terjadi. Dengan adanya hal ini maka akan mengurangi interaksi antar personal dalam masyarakat seperti halnya pembeli dan penjual ini, yang otomatis membuat perilaku seseorang menjadi individualis. Konvergensi media disebabkan karena perkembangan teknologi komunikasi digital terutama internet, jadi selama internet masih terus berkembang tidak menutup kemungkinan bahwa konvergensi media juga terus begitu karena internet merupakan titik awal tumbuh dan berkembangnya konvergensi media. Hal ini membawa dampak positif maupun dampak negatif tergantung dari masing - masing individu dalam menyikapi perkembangan ini. Dampak positif dari adanya konvergensi media adalah memungkinkan terjadinya perluasan cakupan informasi yang dibutuhkan dalam skala kecil maupun skala besar. Selain itu, adanya konvergensi media juga membawa perluasan jaringan hingga perluasan interaksi yang muncul, dan membuat media lama dan media baru saling berinteraksi dan saling berdampingan. Dampak negatif dari adanya konvergensi media adalah mengubah gaya hidup masyarakat saat ini. Teknologi yang praktis memang bagus karena mempercepat dan memudahkan, namun hal ini juga bisa menjadi buruk jika ada individu yang tidak bijak menggunakannya, Karena dengan adanya praktis kita cenderung menjadi orang yang "malas" dimana segala yang otomatis akan mempercepat hilangnya pekerjaan karena pekerjaan manusia sudah bisa digantikan dengan teknologi yang canggih. Juga dengan adanya konvergensi media, membuat sebuah kultur baru bernama "budaya nunduk" yang terjadi pada generasi yang tumbuh pada era ini. Budaya ini digambarkan dengan kesenjangan yang terjadi bahwa generasi sekarang lebih sering menghabiskan waktunya untuk menatap layar smartphone dimanapun dan kapanpun, sehingga berkurangnya interaksi sosial secara langsung yang menyebabkan komunikasi menjadi tidak efektif. Contoh positifnya dari konvergensi media, saat ini ponsel sudah dibekali fitur - fitur canggih yang sebelumnya merupakan perangkat terpisah seperti kamera, kalkulator, radio, pemutar musik dan aplikasi aplikasi yang sudah terhubung ke internet sehinggah memudahkan kita untuk mengakses semua yang kita butuhkan dan kita inginkan. Perkembangan teknologi seperti konvergensi media merupakan hal baru dan canggih bagi masyarakat, namun kadang sebagian masyarakat belum siap dengan inovasi teknologi ini baik siap secara ekonomi maupun secara pengetahuan. Maka dari itu, perusahaan-perusahaan yang menyediakan teknologi ini harus benar-benar memikirkan daya kesiapan masyarakat dengan hal yang baru, harus sepintar mungkin mengadaptasikan teknologi ini kepada masyarakat. Tantangan lainnya adalah latar belakang budaya dan kebiasaan teknologi masyarakat. Para pelaku konvergensi media harus bisa menyesuaikan teknologi konvergensi media ini dengan budaya-budaya yang ada dalam masyarakat. Selanjutnya adalah antara konvergensi dengan peraturan pemerintah. Dalam hal ini pemerintah selaku regulator bertanggung jawab penuh dalam menciptakan peraturan untuk melindungi seluruh masyarakat dari pengaruh negatif media dan mengatur kebebasan konvergensi media agar tetap pada batasnya. Hal ini diharuskan agar tidak terjadi tabrakan kepentingan yang merugikan satu pihak dimana biasanya para pengguna/masyarakatlah yang menjadi korban konvergensi yang terjadi memang akan menghasilkan masyarakat yang modern apalagi dengan konvergensi media ini, namun perlu di fahami kembali bahwa kemajuan yang ada juga harus disertai syarat dan ketentuan yang mengatur, Karena peraturan pemerintah Indonesia dirasa kurang untuk mengatur regulasi perkembangan teknologi. Jangan sampai kemajuan besar-besaran yang canggih menjadi terlalu bebas sehingga tidak mempertimbangkan dan memperhatikan nilai sosial budaya, nilai moral dan etika yang ada di masyarakat. Teknologi hanya membantu memudahkan aktivitas masyarakat, bukan berarti menjadi mendarah daging hingga ketergantungan teknologi. Contohnya karena ada media konvergen, manusia jadi cenderung "malas" dan serba praktis. Lihat Ilmu Alam & Tekno Selengkapnya
erkembangan teknologi kini sudah tidak bisa dihindari lagi, salah satu buktinya adalah dengan adanya konvergensi media. Konvergensi media adalah penyatuan atau penggabungan berbagai media dan teknologi komunikasi. Konvergensi media merupakan integrasi dari fungsi-fungsi beberapa media ke dalam satu media. Hal ini membuat runtuhnya tembok pemisah antara berbagai teknologi dan aplikasi komunikasi dan informasi, sehingga antara teknologi satu dan yang lainnya tidak dapat dibedakan lagi. Konvergensi muncul didorong oleh kebutuhan pengguna akan beberapa fungsi teknologi. Fungsi-fungsi tersebut awalnya berada pada media yang berbeda-beda, karena dorongan ini maka dihasilkanlah perpaduan dari beberapa fungsi ini ke dalam satu media saja. Disinilah konvergensi terjadi. Konvergensi berkaitan dengan dunia digitalisasi . Setiap informasi berkembang dari format analog menjadi format digital. Apa itu digital? Teknologi digital berkaitan dengan net, maka dari itu konvergensi memungkinkan bergabungnya media telekomunikasi tradisional dengan internet sekaligus. Dibanding analog, digital memiliki beberapa kelebihan seperti memproses informasi lebih cepat, tidak mudah terganggu oleh gangguan luar seperti cuaca dan bangunan, dan tampilan yang modern. Konvergensi teknologi yang besar dimulai ketika ditemukan telepon, televisi dan komputer yang kemudian teknologi ini disatukan dengan teknologi internet yang akhirnya berkembang tanpa batas. Fenomena konvergensi media yaitu hadirnya beragam media yang menggabungkan teknologi komunikasi baru dengan teknologi komunikasi tradisional Preston, 2001 2. Banyak sekali contoh konvergensi media saat ini, berikut saya paparkan beberapa contohnya Televisi digital, televisi multisaluran/televisi kabel. Saat ini masyarakat tidak hanya menonton televisi dari televisi saja. Konvergensi terjadi antara komputer dan televisi, dimana kita bisa menonton televisi melalui komputer. Tidak hanya itu, bahkan televisi bisa ditonton melalui ponsel. Hal ini membuktikan konvergensi media membuat berbagai hal menjadi praktis dalam satu media, bayangkan saja sekarang kita bisa menonton televisi kapan saja dan bisa dibawa kemanapun melalui ponsel tanpa harus duduk diam menonton televisi dirumah. Komputer kini tidak hanya digunakan untuk akses informasi dan mengolah data informasi saja, namun sudah bertumbuh dengan adanya akses internet dan siaran televisi. Menurut saya, konvergensi media mengubah paradigma orang tentang televisi, dulu saya hanya beranggapan bahwa televisi itu berbentuk besar, kotak, memiliki antenna dalam dan luar. Namun perkembangan yang terjadi membuat paradigma saya berubah bahwa televisi memiliki berbagai bentuk, mulai dari televisi di ponsel yang berukuran kecil, televisi di komputer sampai layar LCD televisi yang besar. Ada juga televisi kabel dari konvergensi antara televisi dan telepon, yang memungkinkan penggunanya untuk bisa memilih sendiri siaran yang disukai serta mengajukan permintaan siaran melalui layanan telepon yang disediakan. Hanphone/ ponsel. Konvergensi media terjadi juga pada ponsel. Kita tidak menggunakan ponsel hanya untuk komunikasi saja tapi ada fungsi-fungsi lainnya. Saat ini terdapat banyak layanan-layanan media didalam ponsel, yang tidak terbatas hanya untuk sms dan telepon. Kamera foto, video, musik atau mp3, televisi, radio, 3G, bahkan akses net ada dalam satu media ponsel. Hal ini jelas memudahkan dan menguntungkan pengguna ponsel dalam melakukan berbagai aktifitas. Pengguna tidak perlu membeli kamera foto yang harganya cukup mahal, tapi bisa memotret dengan menggunakan ponsel. Televisionline. Adalah televisi melalui internet dimana teknologi ini adalah penggabungan dari media televisi dan internet. Masyarakat sekarang bisa menonton televisi melalui internet. Di Indonesia sendiri contoh-contoh televisi online adalah seperti yang dimiliki Metro TV dan SCTV yaitu IPTV Televisi Net protokol Merupakan televisi hasil konvergensi dari siaran televisi, televisi kabel, akses cyberspace dan layanan telepon yang dikirimkan menggunakan protokol Internet melalui jaringanbroadband August E. Grant & Jennifer H. Meadows, 2008 113. IPTV merupakan televisi interaktif yang menggambarkan konvergensi televisi dengan teknologi media digital seperti komputer, perekam video pribadi, dan perangkat mobile telepon, yang memungkinkan interaktivitas pengguna. Konsep program interaktif ini berupa kuis interaktif, partisipasi penonton, pemilihan akhir drama, dan memesan produk atauhabitation shopping. Hadirnya internet membuktikan konvergensi media. Cukup dengan satu media komputer kita sudah bisa mengakses berbagai informasi, membaca surat/email, menonton televisi, mendengarkan musik, radio, layanan cyberbanking, berbicara melalui video skype, dan menelepon. Wah, saya sendiri pun tercengang dengan perkembangan teknologi yang canggih ini. IPad merupakan bentuk dari salah satu perkembangan teknologi yang maju. IPad adalah produk konvergensi dari telepon dan komputer. Perpaduan dua media ini menghasilkan media yang canggih dan mod dimana IPad menyajikan bermacam-macam layanan yang ada di telepon maupun di komputer termasuk akses net. Berbicara tentang implikasi akibat, dampak, atau pengaruh dari konvergensi media tentu banyak sekali. Konvergensi media memiliki implikasi positif dan negatif. Implikasi positifnya β Konvergensi media memperkaya informasi secara meluas tentang seluruh dunia karena ada akses net. β Memberikan banyak pilihan kepada masyarakat pengguna untuk dapat memilih informasi yang diinginkan sesuai selera, contohnya saja adalah televisi interaktif dan televisi multisaluran dimana pengguna memilih sendiri program siaran yang disukai. Sehingga penggunaan teknologi konvergensi menjadi lebih personal. β Lebih mudah, praktis dan efisien. Tidak perlu punya dua media kalau ternyata bisa punya satu media saja dengan dua fungsi. β Timbulnya demokratisasi informasi dimana semua orang bisa mengakses informasi secara bebas dan luas dengan berbagai cara dan bentuk. β Dalam implikasi ekonomi, konvergensi berpengaruh terhadap perusahaan dan industri teknologi komunikasi karena mengubah perilaku bisins. Keuntungan yang didapat dari hasil konvergensi media sangat menguntungkan dan memajukan perusahaan. Selain itu, mudahnya akses informasi membuat industri dan perusahaan semakin mudah dan cepat mengantisipasi tantangan, kebutuhan baru konsumen serta persaingan yang mengetat. β Di bidang pekerjaan, jelas sekali di jaman sekarang ini jenis-jenis pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi digandrungi banyak orang dan peminat seperti hal-hal yang berbau IT atau sistem informasi, menurut saya hal ini menjadi bukti kuatnya teknologi dalam kehidupan manusia. β Masyarakat mendapatkan informasi lebih cepat. Contohnya, para pembaca berita online hanya dengan mengklik informasi yang diinginkan di komputer maka sejenak informasi itu pun muncul. β Interaktif. Masyarakat bisa langsung memberikan umpan balik terhadap informasi-informasi yang disampaikan. Media konvergen memunculkan karakter baru yang makin interaktif, dimana penggunanya mampu berkomunikasi secara langsung dan memperoleh konsekuensi langsung atas pesan Severin dan Tankard, 2001 370. β Konvergensi media menyediakan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi secara visual, audio, information dan sebagainya Preston, 2001 27. Konvergensi media juga tidak terlepas dari implikasi negatif, yaitu β Perubahan gaya hidup masyarakat yang menjadi kecanduan teknologi cybermedia dancybersociety. Adanya ketergantungan teknologi dimana segala sesuatu menjadi serba praktis dan otomatis. Menurut saya teknologi yang praktis memang bagus karena mempercepat dan memudahkan, namun hal ini juga bisa menjadi buruk jika kita tidak bijak menggunakannya,mengapa? Karena dengan adanya praktis kita cenderung menjadi orang yang Γ’β¬ΕmalasΓ’β¬Β dimana segala yang otomatis akan mempercepat hilangnya pekerjaan karena pekerjaan manusia sudah bisa digantikan dengan teknologi yang canggih. β Munculnya masyarakat digital/ masyarakat maya. Kemajuan teknologi konvergensi yang maju telah mempersempit jarak dan mempersingkat waktu. Jarak dan waktu sudah bukan masalah lagi, misalnya anda di Eropa dengan saya di Asia bisa saling berkomunikasi saat itu juga melalui cyberspace atau media lainnya tanpa perlu bertemu langsung. Hal ini menimbulkan masyarakat maya dimana komunikasi langsung secaraconfront to face sudah tidak diminati lagi. Pendapat saya ini diperkuat dalam buku berjudulHandbook of new media social shaping and social consequences ofICTs, dikatakan bahwa media konvergen menyebabkan derajat massivitas massa berkurang, karena komunikasinya makin personal dan interaktif Lievrouw dan Livingstone, 2006 164. β Media cetak/media tradisional/media konvensional mulai kalah dengan media modern/media baru/ mediaonline. β Kesenjangan sosial yang semakin besar. Adanya dampak positif dan negatif dari konvergensi media pada akhirnya menimbulkan tantangan-tantangan baru yaitu β Menurunnya media cetak, dimana media tradisional atau konvensioanal tertinggal sehingga pers tradisional digantikan oleh personline. Dalam media digital wartawan bebas mengupdate informasi secara langsung dengan teknologi konvergensi, akibatnya fungsi editor berkurang dalam pers. Masyarakat melalui media digital dapat mengetahui berita pada waktu sesungguhnya atau pada saat peristiwa berlangsung, hal ini berbeda dengan media cetak yang harus menunggu keesokan harinya agar berita dapat disebarluaskan. Contoh konvergensi dalam hal ini world wide . Ditambah lagi pemerintah juga sudah memanfaatkan teknologi konvergensi ini dengan membuka laman internet untuk publikasi informasi. Maka dari itu hal ini menjadi tantangan media massa konvensional agar tidak terus ketinggalan dengan media digital dan harus mengembangkan manajemen pemberitaannya menjadi lebih cepat, akurat, lengkap dan dapat segera diakses masyarakat di seluruh dunia. β Berkurangnya interaksi sosial secara langsung menyebabkan komunikasi yang tidak efektif. Hal ini sebagai tantangan dari dampak negatif konvergensi media dimanaface to face mulai tidak diminati lagi, orang lebih cenderung suka berkomunikasi lewat media. Akibatnya adalah hilangnyasocial presence sehingga komunikasi tidak efektif. Mengapa tidak efektif? karena tidak melihat dan merasakan langsung ekspresi wajah serta bahasa tubuh lawan bicara yang akhirnya malah akan timbul kesalahpahaman isi pesan. Contohnya, sekarang orang lebih suka berbicara melalui ponsel dibandingkan bertemu langsung, alhasil resiko adanyamisunderstandingsemakin besar. β Timbulnya kesenjangan sosial yang semakin besar merupakan tantangan bagi konvergensi media. Dulu perbedaan kelas-kelas sosial dipengaruhi oleh faktor ekonomi, pendidikan, dst, namun di masa digital kini, perbedaan kelas sosial semakin jelas terlihat karena dipengaruhi oleh kemampuan akses informasi seseorang. Contohnya, masyarakat di perkotaan dengan yang tinggal di pedesaan memiliki perbedaan dalam mengakses teknologi, dimana masyrakat di kota lebih cepat dan mudah dalam mengakses teknologi dibanding di pedesaan. β Hal lain yang menjadi tantangan konvergensi media adalah kesiapan masyarakat agar tidak menimbulkancultural schock. Perkembangan teknologi seperti konvergensi media merupakan hal baru dan canggih bagi masyarakat, namun kadang sebagian masyarakat belum siap dengan inovasi teknologi ini baik siap secara ekonomi maupun secara pengetahuan. Maka dari itu, perusahaan-perusahaan yang menyediakan teknologi ini harus benar-benar memikirkan daya kesiapan masyarakat dengan hal yang baru, harus sepintar mungkin mengadaptasikan teknologi ini kepada masyarakat. Tantangan lainnya adalah latar belakang budaya dan kebiasaan teknologi masyarakat. Para pelaku konvergensi media harus bisa menyesuaikan teknologi konvergensi media ini dengan budaya-budaya yang ada dalam masyarakat. β Tantangan selanjutnya adalah antara konvergensi dengan peraturan regulasi. Dalam hal ini pemerintah selaku regulator bertanggung jawab penuh dalam menciptakan peraturan untuk melindungi seluruh masyarakat dari pengaruh negatif media dan mengatur kebebasan konvergensi media agar tetap pada batasnya. Hal ini diharuskan agar tidak terjadi tabrakan kepentingan yang merugikan satu pihak dimana biasanya para pengguna/masyarakatlah yang menjadi korban konvergensi. Regulasi berkaitan dengan seberapa jauh hak masyarakat dalam menggunakan/ mengakses media konvergensi serta seberapa jauh distribusi media konvergensi dapat dijangkau oleh masyarakat. Isi media konvergen juga harus dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan norma dan etika yang berlaku dalam masyarakat. Kesimpulan saya, sudah jelas di tahun 2011 ini perkembangan teknologi tiada berhenti berkembang. Tahun berganti tahun kedepan perkembangan teknologi terjadi, pengetahuan manusia berkembang hari demi hari yang akhirnya menghasilkan inovasi kreatif dan kemajuan teknologi terus menerus. Konvergensi media merupakan bukti kedinamisan dunia yang selalu mengalami perubahan. Perkembangan yang terjadi memang akan menghasilkan masyarakat yang modern apalagi dengan konvergensi media ini, namun perlu digaris bawahi bahwa kemajuan yang ada juga harus disertai regulasi yang mengatur, mengapa? Karena regulasi sudah hampir ketinggalan dari perkembangan teknologi. Jangan sampai kemajuan besar-besaran yang canggih menjadi terlalu bebas sehingga tidak mempertimbangkan dan memperhatikan nilai sosial budaya, nilai moral dan etika yang ada di masyarakat. Perlu diingat pula bahwa teknologi hanya membantu memudahkan aktivitas masyarakat, bukan berarti menjadi mendarah daging sampai ketergantungan teknologi. Contohnya karena ada media konvergen, manusia jadi cenderung Γ’β¬ΕmalasΓ’β¬Β dan serba praktis. Maka dari itu kita harus pintar dan bijaksana dalam menggunakannya serta berhati-hati agar tidak terjebak dalam hal ini.. Referensi Grant, August E. & Meadows, Jennifer H. 2008.Communication Applied science Update and Fundamentals. Focal Press. Usa. Lievrouw, Leah A. & Livingstone, Sonia Yard. 2006.Handbook of New Media Social Shaping and Social Consequences of ICTs. SAGE. London. Preston, Paschal. 2001.Reshaping Communications Technology, Information and Social Modify. SAGE. Londo
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Konvergensi media pada umumnya persimpangan media lama dan media baru. Konvergensi media tidak hanya pergeseran teknologi atau proses teknologi, namun juga termasuk pergeseran dalam paradigma industri, budaya dan sosial yang mendorong konsumen untuk mencari informasi media terjadi dengan melihat bagaimana individu berinteraksi dengan orang lain pada tingkat sosial dan menggunakan berbagai platform media untuk menciptakan pengalaman yang baru, bentuk-bentuk baru dalam media dan konten yang menghubungkan kita secara sosial termasuk ketika para khalayak dalam penelitian ini menggunakan media konvensional dalam membaca berita sekarang sudah bisa mengakses dalam media online dan tidak susah untuk berlangganan dalam media konvergensi media dapat didefinisikan sebagai aliran informasi, yang bisa dilakukan melalui berbagai platform media. Mulai dari versi cetak, elektronik radio dan televisi, atau internet portal online. Hampir semua media cetak, baik koran, majalah ataupun tabloid di Indonesia sudah menerapkan "konvergensi media", dengan meluncurkan media- media online. Konvergensi bukan hanya memperkaya informasi yang disajikan, melainkan juga memberi pilihan kepada khalayak untuk memilih informasi yang sesuai dengan selera mereka. Tidak kalah seru, konvergensi media memberikan kesempatan baru yang radikal dalam penanganan, penyediaan, distribusi dan pemrosesan seluruh bentuk informasi baik yang bersifat visual, audio, data dan sebagainya Hermawan, A. Terdapat tiga karakteristik didalam jurnalisme online, yaitu interaktivitas yang merupakan karakteristik penting di dalam jurnalisme online. Karena di dalam media online tersebut seorang pembaca dapat langsung berinteraksi melalui kolom komentar. Berbeda dengan media cetak yang mengharuskan orang tersebut mengirimkan surat pembaca terlebih dahulu untuk memberikan komentar. Lalu selanjutnya terdapat personal atau individual yang merupakan tidak adanya batasan antara ruang publik dengan ruang private didalam sebuah media. Dikarenakan oleh teknologi internet yang memungkinkan adanya interaksi yang cepat antara individu dengan wartawan. Interaksi tersebut berupa diberikannya sebuah link tautan yang memudahkan para pembaca untuk mendapatkan informasi lain yang terkait. Karakteristik yang terakhir adalah adanya konvergensi media. Konvergensi media adalah penggabungan media satu dengan media lainnya atau penggabungan dua media atau lebih untuk menyampaikan sebuah informasi kepada banyak orang. Dalam dunia jurnalisme terjadi sebuah konvergensi antara media cetak dengan media online. Dimana sebuah berita atau artikel yang terdapat di dalam media cetak, dimuat juga di dalam media online dengan rupa informasi yang sama. Namun, yang menjadi perbedaan adalah didalam media online dapat disisipkan sebuah link untuk menuju artikel lainnya yang memiliki informasi yang sama dalam Deuze, 1999.Media massa erat kaitannya dengan komunikasi massa, dimana komunikasi massa menggunakan media untuk memberikan informasi dan persuasi terhadap massa. Dari pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa media massa adalah media atau saluran yang digunakan untuk menyebarkan informasi baik cetak maupun elektronik, baik hanya untuk tujuan informatif termasuk hiburan ataupun persuasif bahkan propaganda dengan mengandalkan peralatan teknis untuk menjaring massa sebanyak-banyaknya dimana pelaksanaannya dilakukan oleh pers yang bergerak dibawah kode etik dan lembaga seperti yang kita ketahui terbagi menjadi dua pada umumnya, yaitu media cetak yang berupa koran, majalah, tabloid, dan media elektronik yaitu televisi, radio, termasuk internet di dalamnya. Media sebagai kekuatan strategis dalam menyebarkan informasi merupakan salah satu otoritas sosial yang berpengaruh dalam membentuk sikap dan norma sosial suatu masyarakat. Media massa bisa menyuguhkan teladan budaya yang bijak untuk mengubah prilaku yang telah dijelaskan diawal, media terbagi menjadi dua yaitu media cetak dan media elektronik. Untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan, masyarakat harus memilih salah satu dari kedua jenis media tersebut. Namun, di era globalisasi seperti ini dimana arus informasi harus bergerak cepat, dibutuhkan suatu penggabungan berbagai media yang dapat diakses dimana saja dan kapan saja. Tidak bermaksud untuk mengintimidasi fungsi dari media-media massa secara terpisah, namun kini kita sudah dapat "membaca harian", "mendengar siaran radio", sampai "menyaksikan suatu tayangan" hanya menggunakan satu media saja. Media-media yang terbilang tradisional tersebut, kini melebur menjadi satu dan terwujud lewat adanya internet. Penggabungan media-media tersebut, yang kita kenal dengan sebutan konvergensi media. Fenomena jurnalisme online sekarang ini menjadi contoh menarik. Khalayak pengakses media konvergen alias "pembaca" tinggal meng-click informasi yang diinginkan di komputer yang sudah dilengkapi dengan aplikasi internet untuk mengetahui informasi yang dikehendaki dan sejenak kemudian informasi itupun muncul. Proses konvergensi media di harus melalui beberapa tahapan dalam rentang waktu yang cukup lama, karena harus menempuh proses yang begitu lama. Inovasi melibatkan sekian banyak proses dan meliputi berbagai pikirian yaitu ide, komunikasi, sistem sosial dan ini, dunia sudah terhubung menjadi satu, yang membuat kita tidak hanya sebatas melihat dari satu titik pandangan kita melihat ke arah depan tetapi konvergensi media saat ini sudah melebarkan sayapnya di era digital dewasa ini. Bersama dengan semakin berkembangnya internet media massa semakin berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas di dalam media bisnis. Hal seperti ini terlihat pada media cetak yang saling berintegrasi dengan media online, dalam media massa yang menggunakan teknologi internet dalam proses penyampaian pesannya. Contohnya, Harian Kompas dengan konvergensi media ini tidak semata-mata hanya untuk mengikuti perkembangan teknologi saja, tetapi saling berintegrasi dalam media massa konvensional dan media online, memungkinkan terjadinya perluasan cakupan dalam skala apapun. Baik perluasan jaringan, perluasan khalayak hingga perluasan interaksi yang muncul. Perkembangan konvergensi media yang demikian pesat, dan popularitasnya yang telah jauh mengalahkan media-media lain, bagaimanapun juga menimbulkan begitu banyak potensi-potensi dampak bagi masyarakat dan budaya. 1 2 3 Lihat Gadget Selengkapnya
dampak dari konvergensi dan perkembangan teknologi media audio video