🦊 Cctv Pelabuhan Tanjung Priok Ipc

PelabuhanTanjung Priok kembali disterilisasi untuk mencegah penyebaran wabah Corona (Covid-19) serta dilakukan penyemprotan dengan disinfektan yang diprioritaskan di area dermaga. Dalam kesempatan tersebut, General Manager IPC Cabang Pelabuhan Tanjung Priok Suparjo menyerahkan donasi kepada PMI Jakarta Utara, untuk memperluas cakupan Businesstodayid, Jakarta - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC hari ini Selasa (2/10/2018), mulai pukul 00:00 WIB melakukan uji coba penggunaan buffer area (kantong parkir truk kontainer) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta. Penggunaan buffer area akan membantu kelancaran arus barang dan kendaraan di dalam area Pelabuhan Tanjung Priok. "IPC terus berbenah untuk memperlancar kegiatan PelabuhanIndonesia II/IPC akan menyesuikan tarif pelayanan untuk jasa lift on-lift off (Lo-Lo) dan Storage peti kemas di Terminal lingkungan Pelabuhan Tanjung Priok mulai pukul 00:00 Tanggal 15 April 2021. PTPelabuhan Indonesia II atau IPC menyiapkan jurus untuk mencegah kongesti di Pelabuhan Tanjung Priok guna mendukung peningkatan aktivitas perekonomian dan industri. Sejumlah truk membawa muatan peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (17/2/2020). - ANTARA / M Risyal Hidayat. JAKARTABeritaTrans.com)Sebanyak2.335 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Tanjung Priok mendapat Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1441 H dari PT Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjung Priok/IPC Tanjung Priok.Bantuan sebesar Rp350.000 untuk masing masing TKBM diserahkan secara simbolis oleh GM Pelabuhan Cabang Tanjung Priok Suparjo kepada Ketua Koperasi TKBM Karya Sejahtera IPCjuga mengurangi interaksi antarmanusia di Saturday,25 Rajab 1443 / 26 February 2022 Jakarta 19 Februari 2018 - Dukung peningkatan layanan transaksi di pelabuhan, anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP) hari ini (19/2) meresmikan Billing C Mediaemitencom, Jakarta - Arif Suhartono, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero)/IPC, melakukan pengalihan tugas jabatan General Manager Cabang Pelabuhan Tanjung Priok secara virtual. Pengalihan tugas jabatan disaksikan oleh jajaran direksi IPC secara langsung dan secara virtual oleh pengguna jasa cabang Pelabuhan Tanjung Priok. Pengalihan tugas jabatan tersebut dituangkan dalam JAKARTA Mata uang euro masih cukup mendominasi dibandingkan dollar Amerika Serikat. Mengutip Bloomberg, Jumat (10/5), pukul 22.26 WIB berada di level 1,1242 atau menguat 0,24%. Analis Monex Investindo Futures, Dini Nurhadi Yasyi mengatakan beberapa data ekonomi di kawasan Eropa masih lebih unggul dari data ekonomi Amerika Serikat (AS). . February 10, 2021 Jakarta, February 10th 2021 – Considering the Covid-19 outbreak that getting out of control, IPC Container Terminal /IPC TPK a subsidiary of PT Pelabuhan Indonesia II Persero, continue distributed New Normal Kits at Tanjung Priok Port. Head of the Tanjung Priok Port Authority, Capt. Mugen Suprihatin Sartoto accompanied by the Director of Commercial and Business Development of IPC TPK, David P. Sirait were involved in this activity. “The Covid-19 contagion is becoming more worrisome. IPC TPK will continue to take persuasive steps to reduce the Covid-19 contagion, especially in the port area. We have been doing this activity regularly since early 2020. The Interaction with users in the port area cannot be avoided although we already doing most of the services is going online. ” David said. 500 packages New Normal Kit including masks and hand sanitizers were distributed to users and container truck drivers in 4 four different locations in Tanjung Priok Port, that is Tanjung Priok 1 Area, Tanjung Priok 2 Area, Terminal Support Area and IPC TPK Billing Center. In 2020, IPC TPK has distributed 5,000 new normal kit packages to users in the 6 container terminal area who managed by IPC TPK including Tanjung Priok Port, Panjang Port, Palembang Port, Pontianak Port, Teluk Bayur Port and Jambi Port. David said that the event was held to support the government programs to reduce the contagion of Covid-19. On the other hand, it is also can make the users feel comfort and safety to come to the IPC TPK work area. Lanjut ke konten – Tanjung Priok Pelabuhan Tanjung Priok kedatangan kapal terbesar MV MSC Tianshan pada Hari Kamis di Terminal 3 PT IPC Terminal Petikemas, hari ini Kamis 13/1/2022 Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Dr. Capt. Wisnu Handoko MSc dan Kepala Kantor Syahbandar Utama Pelabuhan Tanjung Priok Andi Hartono beserta tim menghadiri penyambutan kapal terbesar, dengan ukuran LOA 334 M di dermaga IPC TPK Tanjung Priok TO3. Kapal MV MSC Tianshan FK151R yang Dinakhodai Jastrzebski Dariusz Grzegorz dengan panjang 334 meter bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok berasal dari Umm Qasr Port, Irak dengan tujuan Qingdao, China. Kapal tersebut diageni oleh PT Perusahaan Pelabuhan Nusantara Panurjwan yang rencananya akan membongkar 1702 boxes atau equivalent sekitar 3394 TEUs dan akan memuat 103 boxes atau sekitar 2442 tonase. Capt Wisnu Handoko pada kesempatan itu menyampaikan bahwa kehadiran ship call MV. Tianshan bisa menjawab kondisi kelangkaan kontainer yang terjadi akhir-akhir ini. Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok berharap agar para exporter dapat memanfaatkan ketersediaan kontainer ini dengan baik untuk melakukan pengiriman muatan. “Kepada pihak pelayaran untuk tetap menjaga biaya freight tetap kompetitif, sehingga tidak menambah beban biaya logistik dan diharapkan bisa menarik minat para shipper,” katanya.. Capt Wisnu menambahkan pihaknya memberikan apresiasi kepada PT IPC Terminal TPK yang memfasilitasi sandar kapal kontainer besar ini. Ke depannya diharapkan untuk dapat terus memberikan dan meningkatkan pelayanan yang baik terhadap kapal – kapal asing. MM-01. Navigasi pos kedatangan truk bisa kami seimbangkanJakarta ANTARA - Badan Usaha Milik Negara PT Pelindo II Persero atau Indonesia Port Corporation IPC dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok meluncurkan sistem tunggal identifikasi data truk single truck identification data/STID berbasis elektronik di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu. "STID ini menjadi pemacu trigger untuk pengembangan sistem-sistem lainnya. STID tak hilangkan kemacetan, tapi dengan kami perbaiki sarana dan prasarana serta sistemnya, kedatangan truk bisa kami seimbangkan," ujar General Manager Indonesia Port Corporation IPC cabang Tanjung Priok, Guna Mulyana saat ditemui wartawan di Jakarta, Rabu. Dijelaskan, STID berisi basis data kelayakan teknis truk seperti nomor polisi kendaraan/ truk, serta nama pemilik/ perusahaan angkutannya dan terhubung dengan manajemen pelabuhan dan pengelola terminal untuk mendukung ekosistem logistik nasional. Tujuannnya satu yakni menyelaraskan arus lalu lintas barang dan dokumen internasional sejak kedatangan barang hingga tiba di gudang. Ditambahkan, sistem ini juga akan mengidentifikasi truk keluar-masuk Pelabuhan Tanjung Priok sebanyak truk setiap harinya selama 24 jam, terdiri dari truk petikemas dan non petikemas. Baca juga Pelindo II tunggu kajian pembatasan operasional truk kontainer "Singkatnya, melalui STID, seluruh data identifikasi truk di sejumlah terminal bisa dikelola secara terpusat oleh manajemen pelabuhan dan pengelola terminal di bawah pengawasan Otoritas Pelabuhan Tanjung Priok," katanya. Ia juga menyebutkan, TID sebelumnya telah dimiliki oleh beberapa terminal, seperti Jakarta International Container Terminal JICT di Koja, New Priok Container Terminal NPCT-1 dan IPC Terminal Petikemas TPK 009. "Melalui STID, semuanya diintegrasikan jadi satu bernama Single TID," kata Guna. Program lanjutan Ia kembali menegaskan kalau STID ini nanti akan ada program kelanjutannya, seperti terminal booking system, yang mengatur keseimbangan truk keluar-masuk pelabuhan dengan cara perusahaan angkutan kargo melaksanakan reservasi jadwal kedatangan ke terminal. "Kami berharap dengan itu, nanti jadi seimbang balance nantinya kedatangannya itu. Kalau dengan STID itu, kami baru mengidentifikasi dan mengatur. Jadi, kami harapkan ada TBS terminal booking system/ truck booking system," kata Guna. Baca juga IPC dukung pemberantasan pungli di lingkungan pelabuhan Selain itu, IPC juga mendorong penerapan terminal booking cargo return system TBCRS di seluruh manajemen Pelabuhan Tanjung Priok sehingga satu truk yang datang, bisa membawa kargo lagi saat keluar pelabuhan. "Diharapkan, itu Single TID salah satu yang kami dorong arahnya ke sana. Karena Pelabuhan Tanjung Priok ini sebagai 'gateway', barang di terminal kemudian diangkut ke daerah produksi atau ke pemilik barang memerlukan akses. Nah, akses inilah yang perlu cara bagaimana kami mengaturnya dengan penerapan TBCRS," kata Abdu FaisalEditor Edy Sujatmiko COPYRIGHT © ANTARA 2021

cctv pelabuhan tanjung priok ipc